10. Giorgio Chinaglia
Chinaglia adalah pemain besar dalam sejarah kota Roma, di mana ia membuat berita mengenai Paus dipindahkan ke halaman tiga dalam surat kabar lokal. Striker itu mencetak 98 gol bagi Lazio antara tahun 1969 dan 1976, dan menjadi penentu saat meraih Scudetto 1974 dengan 24 gol dan memenangkan mahkota Capoacannoniere.
Chinaglia, pemain yang buas di lini depan, juga merupakan karakter kontroversial yang akhirnya mempengaruhi kariernya bersama tim nasional Italia. Saat pertandingan Piala Dunia dengan Haiti, Chinaglia diganti dan dikutuk oleh pelatih Ferruccio Valcareggi. Ia kemudian ke ruang ganti dan menghancurkan delapan botol air mineral. Aksinya itu menjadi penyebab berakhirnya karier internasionalnya bersama Gli Azzurri dengan hanya tampil 14 kali dan menciptakan empat gol. Ia kemudian hijrah ke Amerika Serikat dan bermain untuk New York Cosmos, di mana masalah terus berlanjut, termasuk disingkirkan oleh rekan setimnya, Pele.
9. Christian Vieri
Seorang pemain yang berkarakter sensitif, baik di dalam maupun luar lapangan. Pada masa jayanya saat pergantian milenium baru, Vieri menjadi striker terbaik di dunia, sebelum akhirnya jatuh setelah Euro 2004. Pemain yang baru saja pensiun ini mengalami hubungan yang tidak menyenangkan dengan wartawan selama kariernya. Jarang memberikan wawancara dan pernah sekali mengatakan pada media bahwa ia "lebih dari seorang manusia dibandingkan dengan kalian semua saat bersama".
Vieri juga meminta keluar dari Inter, menolak merayakan gol, sebelum akhirnya proses hukum terhadap mantan klubnya dilakukan setelah mereka secara ilegal memata-matai dirinya sebagai bagian dari penyelidikan Calciopoli. Kehidupan cinta Vieri juga kacau, ****pun ia berhasil menggaet hampir semua wanita dari dunia showbiz di Italia, termasuk Elisabetta Canalis dan Mellisa Satta.
8. Francesco Flachi
Salah satu dari banyak penyerang berbakat di daftar ini yang tidak bisa mengendalikan kejahatannya di luar lapangan. Tahun 2006, Flachi dilarang bermain selama dua bulan karena perjudian ilegal yang dilakukannya. Setelah itu ia menerima hukuman selama dua tahun menyusul penggunaan kokain.
Setelah kembali pada 2009, tidak butuh waktu lama bagi Flachi untuk kembali tertangkap pada bulan Desember di tahun yang sama. Ia dinyatakan positif menggunakan kokain lagi. Kali ini ia dihukum 12 tahun yang membuat kariernya tamat, kecuali ia merencanakan untuk melanjutkan karier sepak bola pada usia 47 tahun.
7. Pasquale Bruno
Pemain paling terkenal setelah Claudio Gentile pensiun. Bruno disapa "The Animal" karena gaya bertahannya yang tanpa kompromi. Mantan pemain Juventus, Torino, dan Lecce itu pernah sekali dihukum tidak boleh bermain selama delapan pertandingan setelah secara fisik menyerang wasit dan semua rekan-rekannya yang mecoba campur tangan. Bruno mampu melakukan banyak tackle berbahaya dan menerima banyak kartu selama kariernya. Ia menjadi terkenal saat bermain di tim Skotlandia, Hearts, khususnya setelah mencekik pemain cadangan Hibernian usai menendang pemain lawan pada ginjalnya.
Bruno terus melakukan pendekatan yang tidak banyak omong setelah pensiun dengan beberapa komentar yang kemudian diperdebatkan oleh pers. Ia baru saja menyerang para pemain sepak bola yang hanya peduli pada anting, tato, klub malam, dan belanja. Ia juga mengatakan bahwa jika ia masih bermain saat ini, ia akan memberi pelajaran pada Zlatan Ibrahimovic.
6. Omar Sivori
Sivori akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki Juventus dan Seri A. Namun, ia juga salah satu pemain dengan kepala yang panas. Pemain terbaik Eropa 1961 itu 10 kali dikeluarkan dari pertandingan dalam kurun waktu 7 tahun saat bermain bersama Juve. Ia juga sering terlibat keributan dengan lawan dan wasit. Pergerakan favoritnya adalah menanduk kepala, yang ia gunakan untuk menghina para pemain bertahan.
Maradona tahun 60'an itu meninggalkan Bianconeri pada 1965 setelah disingkirkan oleh pelatih Heriberto Herrera. Dan pada pertandingan terakhir dalam kariernya bersama Napoli, di mana ia juga sering dihukum tidak boleh bermain, ia dihukum enam pertandingan karena kekerasan yang dilakukannya dengan menendang Erminio Favalli saat mengahadapi bekas timnya, Juventus.
5. Marco Materazzi
Salah satu pemain yang paling tidak disukai dan tidak bisa dimengerti di planet ini. Materazzi dianggap sebagai pemain tidak berbakat yang kasar selama kariernya sebelum 2006. Drama yang dilakukannya, ekspresi wajah yang menyebalkan, dan belum lagi tackle keras dan menyikut pemain saat duel udara, membuatnya menjadi musuh bagi setiap pemain.
4. Mario Balotelli
Meskipun baru berusia 20 tahun, striker kelahiran Sisilia keturunan Ghana itu berselisih dengan hampir semua rekan setimnya, lawan, pelatih, suporter, dan petugas pertandingan ketika masih bermain bersama Inter. Banyak komentar kontroversial Balotelli, termasuk saat ia menyebut dirinya seorang 'warga kelas dua', menyebut Cristiano Ronaldo sebagai 'seseorang yang tidak bisa dimengerti', membuka pengakuan secara terbuka bahwa ia mendukung Milan ketika bermain di Inter, mengaku tidak ingin bergabung dengan Manchester City pada hari ia tiba di Eastland, dan mengklaim ia tidak pernah mendengar tentang pemain muda Arsenal yang sensasional, Jack Wilshere.
'Super Mario' berkali-kali didepak dari skuad Inter oleh pelatihnya saat itu, Jose Mourinho. Dan penyerang itu bahkan mengatakan akan meninggalkan San Siro setelah kelakuannya melempar kostum Inter ke tanah usai pertandingan leg pertama semifinal Liga Champion musim lalu, di mana saat itu Inter menang 3-1 atas Barcelona. Sejak bergabung dengan Manchester City, Balotelli sudah dua kali dikeluarkan dari lapangan, yang terbaru adalah karena tendangan karate yang mengarah ke dada lawan yang kemudian membuatnya disingkirkan dari tim nasional Italia.
3. Paolo Di Canio
Salah satu pemain terbaik Italia yang tidak pernah bermain untuk tim nasional Italia, bersama dengan pemain seperti Evaristo Beccalossi dan Agostino Di Bartolomei. Tidak diragukan lagi bahwa temperamen panas Di Canio membuatnya kehilangan kesempatan untuk mengenakan jersey Azzurri.
Di Canio dijual oleh Juventus setelah bertengkar dengan pelatih Giovanni Trapattoni. Sementara saat-saat bermain bersama Sheffield Wednesday dirusak oleh salah satu momen paling terkenal dalam sejarah sepak bola Inggris, yaitu ketika ia mendorong wasit Paul Alcock hingga terjatuh ke tanah setelah ia dikartu merah saat menghadapi Arsenal.
2. Claudio Gentile
Salah satu bek paling kejam dan terkasar yang pernah ada di lapangan hijau. Para striker harus merelakan kakinya ketika menghadapi Gentile. Bek ini terkenal sebagai pemain yang dengan keras menjaga Diego Maradona hingga harus keluar dari pertandingan saat Piala Dunia 1982. Selain itu ia juga merobek baju yang dikenakan pemain Brasil, Zico, di kompetisi yang sama. Bahkan pahlawan Argentina di Piala Dunia 1978, Mario Kempes, berkomentar mengenai Gentile, "Jika Anda pergi ke toilet, Gentile akan mengikutimu ke sana."
Gentile memenangkan enam Scudetto bersama Juventus dan menjadi pahlawan bagi para pendukung Bianconeri. Bahkan dalam sebuah cerita ketika striker Inggris, Kevin Keegan mejadi pemain terbaik Eropa, Gentile membuat Keegan tersandung ketika berjalan menuju podium. Gentile kemudian diketahui berbisik di telinga Keegan, "Anda tidak akan memenangkan penghargaan itu jika saya menjagamu."
1. Antonio Cassano
Lahir sehari setelah Italia memenangkan Piala Dunia 1982, pemain berjuluk 'El Pibe de Bari' itu dipuji sebagai pemain paling berbakat pada generasinya. Namanya meledak saat masih berusia 17 tahun dengan gol indah yang ia cetak untuk Bari ketika menghadapi Inter. Namun, ia tidak pernah benar-benar mencapai potensi terbaik yang diberikan Tuhan karena kepribadiannya yang meledak-ledak.
Cassano menceritakan bagaimana ia bisa tidur dengan sekitar 600 hingga 700 wanita saat berusia 25 tahun. Dan ketika bermain di Real Madrid, ia membayar pelayan muda untuk membawakannya kue setelah melakukan penyelundupan seorang gadis ke kamar hotel sebelum pertandingan. Cassano dihukum larangan lima pertandingan pada 2008 setelah ia melempar bajunya pada wasit. Selain itu, ada berita yang mengatakan ia memukul putra Marcello Lippi, Davide, di sebuah klub malam, yang membuatnya tersingkir dari skuad Piala Dunia 2010. Baru-baru ini ia dijual ke Milan setelah menghina Presiden Sampdoria, Riccardo Garrone.
Jakarta – Sudah ada 18 negara yang pernah menerima sanksi dari FIFA. Lalu kenapa dan bagaimana sampai bisa federasi-federasi tersebut mendapatkan hukuman?
Buntut tidak rampungnya Kongres PSSI 20 Mei lalu, yang sebenarnya digelar untuk memilih kepengurusan 2011-2015, Indonesia disebut-sebut tengah dalam ancaman dari sanksi FIFA.
Adalah Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar yang berkata demikian, usai ia bertemu dengan perwakilan FIFA Thierry Regenass sehari setelah kongres di Hotel Sultan.
Namun dari apa yang sudah dijabarkan sebelumnya, apakah memang Indonesia patut disanksi? Apakah sudah ada pelanggaran statuta FIFA yang dilakukan dalam kongres?
Sekadar memberi informasi, di bawah ini detiksport memberi gambaran kenapa sebuah negara bisa dijatuhi sanksi oleh FIFA. Bosnia Hezergovina, Iran, Yunani, Nigeria dan Irak jadi sampelnya.
1. Bosnia: Mereka disanksi 1 April lalu karena memiliki tiga presiden asosiasi sepakbola ( NFSBiH). Kenapa tiga? Itu sebagai bentuk perwakilan dari tiga etnis utama di sana (Bosnian, Croatia dan Serb). FIFA meminta mereka memilih satu presiden namun ditolak karena (salah satu alasannya) sistem politik di negara mereka demikian. Pemimpin negara dirotasi bergantian supaya tiga etnis itu dapat giliran berkuasa. Dalam hal ini Bosnia melanggar statuta FIFA bahwa presiden federasi hanya boleh dijabat satu orang.
2. Irak: Irak dihukum sementara FIFA pada 20 November 2009. Sebabnya adalah tindakan pemerintah Irak yang membubarkan Komite Olimpiade Nasional dan semua induk olahraga di negara tersebut (termasuk asosiasi sepakbolanya). Sanksi pada Irak ini kemudian dicabut pada 19 Maret 2010. Dalam hal ini ada intervensi pemerintah terhadap asosiasi
3. Nigeria: Disanksi 4 Oktober 2010. Sebabnya adalah: 1.) Menteri Olahraga Nigeria memulai liga tanpa menerapkan degradasi dari musim berikutnya. 2.) Komisi Olahraga Nigeria memaksa Sekjen Federasi Sepakbola Nigeria (NFF) Musa Amadu untuk melepaskan jabatannya. 3.) Melarang kepengurusan baru Federasi Sepakbola Nigeria untuk melakukan tugasnya. Dalam hal ini pemerintah Nigeria melakukan intervensi.
4. Yunani: Diskorsing FIFA pada 3 Juli 2006, meski kemudian dicabut tanggal 7 Juli tahun yang sama. Yunani ini melanggar aturan FIFA soal larangan adanya intervensi pemerintah. Disebutkan Menteri Olahraga Yunani mengeluarkan aturan yang dianggap FIFA menodai independensi Asosiasi Sepakbola Yunani (HFF)
5. Iran: Di skors karena Pemerintah memecat Presiden Federasi Sepakbola Iran (IRIFF) Mohammded Dadkan pasca kegagalan timnasnya di Piala Dunia 2006. Hukuman jatuh 23 November 2006 dan dicabut 19 Desember 2006. Dalam hal ini Iran dianggap melanggar pasal 17 Statuta FIFA.
Dari kelima kasus itu dan kasus-kasus yang terjadi di 13 negara lainnya, alasan FIFA menjatuhkan sanksi karena adanya pelanggaran statuta FIFA dan juga intervensi pemerintah, yang mana diatur dalam pasal 13 ayat 1 poin G.
Lalu sebelum memberi sanksi FIFA terlebih dahulu memberi peringatan dan mereka menyebut batas akhir tanggal yang harus dipenuhi, jika sebuah negara mau terhindar dari sanksi. Peringatan itu biasanya datang seminggu sebelum batas waktu serta ada yang beberapa bulan lamanya.
Saat ini sedang beredar kencang pemberitaan terkait dengan perselingkuhan yang dilakukan bintang senior Manchester United, Ryan Giggs dengan Imogen Thomas. Imogen Thomas bukan sosok wanita tuna susila seperti yang terjadi dengan skandal seks bintang United lainnya Wayne Rooney.
Imogen adalah seorang model yang sebelumnya merupakan pemenang Miss Wales 2003, selain itu wanita 28 tahun berdada berlimpah ini juga merupakan bintang televisi.
Dikabarkan bahwa Imogen menjalin hubungan terlarang dengan Giggs selama enam bulan dan sering berkencan secara diam-diam dibeberapa hotel mewah.
Imogen ternyata sering tampil HOT dalam beberapa sesi pemotretan untuk majalah-majalah pria dewasa, nampaknya keseksian Imogen inilah yang membuat Giggs menggelepar tak berdaya.



















